Minggu, 30 Januari 2011

Lembaga Adat: Itu Bukan Ikan Tapa

PELAYANG BLOG - MUARA BULIAN, Patung ikan tapa melenggang, di simpang BBC, Muara Bulian disoal. Lembaga Adat Batanghari menyebut patung yang akan dijadikan ikon Kota Mura Bulian itu, tidak sesuai bentuk aslinya.
"Lembaga Adat Batanghari sudah sepakat untuk tidak mengakui patung itu sebagai patung ikan tapa melenggang. Bentuknya sama sekali tak menyerupai aslinya," kata Riduan, Wakil Ketua Lembaga Adat Batanghari,
Menurutnya, Pemkab Batanghari harus mengkaji lagi keberadaan patung itu sebagai ikon kota. Selain bentuknya, warna patung ikan itu juga dinilainya tidak sama dengan warna sesungguhnya. "Ikan tapa warnanya bukan kehijau- hijauan seperti yang di patung itu, tapi agak kehitam-hitaman. Kami punya fotonya, tapi sayang pemerintah tidak komunikasi dengan kami sewaktu membangunnya," ucapnya.
Ia menjelaskan, ikan tapa melenggang dulu banyak terdapat di perairan sungai Batanghari yang berada di wilayah Kabupaten Batanghari. Ikan itu berukuran besar, panjangnya bisa mencapai hampir satu meter. "Ikan tersebut saat bergerak di dalam air badannya meliuk- liuk. Makanya disebut ikan tapa melenggenang," jelasnya.
Masyarakat Batanghari sendiri tidak semuanya tahu patung itu bernama patung ikan tapa melenggang. Banyak yang mengira patung tersebut merupakan patung ikan patin, karena warna dan badan patung ikan itu memang mirip seperti ikan patin. Bedanya hanya pada bagian kepala yang diberikan kumis ikan. (ang)
Lembaga adat berharap, patung itu tidak diresmikan sebagai patung ikan tapa melenggang, karena akan membuat sejarah yang keliru bagi generasi muda Batanghari. Jangan sampai generasi kita nantinya menganggap ikan tapa bentuknya seperti itu, tapi tunjukkanlah yang benar," harapnya.
Pemerintah daerah Batanghari sendiri belum bersikap atas berbagai penolakan masyarakat terhadap bentuk ikan yang dinilai tidak sesuai dengan aslinya itu. Kepala BPMPD Batanghari yang merupakan pengguna anggaran belum berhasil dikonfirmasi terkait penolakan terhadap proyek badan itu. (ang)

BERBAGI KE:
lintasberita

Berita Terkait:

0 Komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas comment nya kawan. Silahkan datang kembali ke blog saya ini ya?

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More