Senin, 25 Oktober 2010

Pesta Danau Kerinci 27 Oktober


PELAYANG BLOG - Kerinci , Meskipun Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci (FMPDK) sudah rutin dilaksanakan tiap tahun, namun belum mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kerinci. Tahun ini FMPDK dihelat tanggal 27 Oktober.
Sejak beberapa tahun lalu hingga saat ini, dunia pariwisata di Kabupaten Kerinci tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan. Padahal anggaran yang sudah dihabiskan untuk mempromosikan wisata melalui FMPDK tidak sedikit," ujar Amir, warga Danau Keirnci kepada Tribun, Senin kemarin.
Ia mengatakan, banyak fasilitas di lokasi objek wisata dibiarkan rusak, padahal membangunnya menghabiskan anggaran yang sangat besar. "Kita bisa lihat penginapan di air panas Sungai Medang, kolam renang di air panas Semurup, gazibo yang dibiarkan hancur di pantai indah Koto Petai, air terjun Telun Berasap. Semua fasilitas tersebut dibangun menggunakan uang rakyat, namun dibiarkan rusak," ungkapnya.
Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, H Liberty, saat dikonfirmasi mengakui hal tersebut. "Ya, hingga saat ini belum ada manfaat besar yang bisa kita lihat dari pelaksanaan FMPDK," ujar Liberty kepada Tribun, Senin (25 /10).
Menurut Liberty, pelaksanaan FMPDK kali ini merupakan sebuah keterpaksaan, karena sudah terlanjur masuk dalam agenda pariwisata nasional. "Pelaksanaan FMPDK yang ke-X ini, sempat tertunda dua tahun, sejak 2008 lalu," tuturnya.
Dalam pelaksanaannya tahun ini lanjutnya, dana yang biasanya miliaran rupiah, namun kali ini diperkecil menjadi Rp 400 juta. "Meskipun demikian, jadwal kegiatannya lebih padat jika dibandingkan pelaksanaan sebelumnya," tambahnya.
Untuk memajukan dunia pariwisata di Kabupaten Kerinci, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga, harus memaksimalkan promosi serta menggali budaya asli Kerinci.
"Kita memiliki kebudayaan yang menarik, namun sudah tidak asli lagi. Seharusnya budaya lama tersebut tetap dilestarikan. Meskipun jalannya buruk, saya yakin wisatawan akan datang. Contohnya tarian Aceh, yang mampu dikenal hingga mancanegara," jelasnya.
Pernyataan berbeda disampaikan Wakil Ketua DPRD Kerinci, Irmanto. Saat diminta komentarnya, ia mengatakan FMPDK memberikan dampak yang besar bagi kemajuan pariwisata Kerinci. FMPDK merupakan ajang mempromosikan wisata Kerinci di mata dunia," sebutnya.
Datangnya turis-turis mancanegara akan sangat membantu perekonomian masyarakat. Usaha penginapan, rumah makan, dan transportasi bisa menggeliat.

Sumber : http://www.tribunjambi.com/

BERBAGI KE:
lintasberita

Berita Terkait:

0 Komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas comment nya kawan. Silahkan datang kembali ke blog saya ini ya?

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More