Sabtu, 04 September 2010

Truk CPO dilarang operasi selama arus mudik


KUALATUNGKAL - Dinas Perhubungan Tanjab Barat melarang truk CPO untuk beroperasi di wilayahnya selama berlangsungnya arus mudik dan arus balik Idul Fitri. Hal ini dilakukan guna menjaga keamanan dan kenyamanan pemudik. Bahkan, Dinas Perhubungan sudah mengeluarkan surat imbauan pada perusahaan CPO yang beroperasi di Tanjab Barat.
"Selama arus mudik-arus balik Lebaran, tidak melaksanakan kegiatan pengangkutan CPO. Alasannya dikhawatirkan dapat mengganggu keamanan lalu lintas di Jalintim," jelas Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo F Zebua.
Dishub juga mengimbau pihak pabrik memahami situasi tersebut untuk tidak operasi selama H-7 dan H+7. Aktivitas truk-truk pengangkut CPO tersebut dikhawatirkan mengganggu arus mudik yang melewati Jalan Lintas Timur (Jalintim). "Hilir mudiknya truk pengangkutan CPO dapat menjadi masalah, bisa mengakibatkan terganggunya arus mudik- arus balik Lebaran," katanya.
"Kita imbau pabrik CPO, sementara waktu, selama masa arus mudik-arus balik menghentikan intensitas hilir mudiknya kendaraaan CPO di jalur darat Jalintim," tegasnya.
Menurut Zebua, gelombang arus mudik Lebaran diprediksi baru akan terlihat dalam pekan terakhir Ramadan. Dishub mengantipasi padatnya jalur darat di pelintasan kendaraan pada H-7 dan H+7. "Kendaraan pengangkutan CPO di Jalintim menjadi salah titik fokus perhatian Dishub, karena dikhawatirkan dapat menimbulkan kerawanan lalu lintas angkutan Lebaran," terangnya.(aki)

sumber:http://www.jambi-independent.co.id

BERBAGI KE:
lintasberita

Berita Terkait:

0 Komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas comment nya kawan. Silahkan datang kembali ke blog saya ini ya?

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More