Senin, 20 September 2010

Tradisi Unik Masyarakat Lubuk Jambi


PELAYANG BLOG,TELUK KUANTAN- Masyarakat Kuantan Singingi memiliki beragam tradisi budaya yang unik yang digelar setiap tahun setelah hari raya, seperti pada Idul Fitri 1431 Hijriyah.
Masyarakat Lubuk memiliki budaya perahu baganduang (perahu yang digandeng dua atau tiga) di sepanjang Sungai Batang Kuantan.
Keunikannya terletak pada perahu yang digandeng dua atau tiga unit dengan dihiasi beberapa macam atribut berupa tonggak (tiang) yang diberi lambang tanduk kerbau, hiasan gambar Presiden dan Wakil Presiden, cermin, payung, dan kubah masjid.
Bupati Kuansing H Sukarmis diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan H Marduyut mengatakan, tradisi ini memiliki keunikan meski di daerah lain juga ada perahu hias, tetapi keunikan dan makna yang terkandung di dalamnya berbeda.
Hal ini disebabkan, makna yang terkandung dalam perahu ini lebih spesifik dan memberi pencerahan, petunjuk ajaran, dan melambangkan kehidupan yang dialami masyarakat saat ini.
Hal itu, misalnya, payung dalam perahu melambangkan tempat berlindung, tanduk kerbau melambangkan masyarakat hidup dalam peternakan, kubah masjid melambangkan agama Islam, serta bulan dan bintang melambangkan mengaji di surau dan masjid.
"Tradisi budaya perahu bergandeng ini jangan sampai menjadi slogan semata, tetapi harus dilestarikan agar dapat dikunjungi para wisatawan," paparnya.
Tokoh masyarakat Drs Nasrun Rasyid menilai perahu yang dimiliki masyarakat Lubuk Jambi ini tidak ada duanya di Indonesia dan sangat indah dipandang serta memiliki keunikan tersendiri.
Oleh karena itu, tradisi ini perlu diperkenalkan kepada para wisatawan pada masa mendatang karena tidak pernah datang begitu saja, tetapi memerlukan proses bertahun-tahun lamanya, ujarnya.
Perahu bergandeng yang ditampilkan tahun ini diikuti delapan perahu yang berasal dari lima desa, yang hilir dari hulu Sungai Kuantan dan menuju pancang finish (berjarak satu kilometer).
Semua perahu yang dihias indah bersama awaknya itu secara beriringan dipertontonkan kepada masyarakat yang berjejel di pinggir Sungai Kuantan.
(PL)

Sumber: http://kompas.com

BERBAGI KE:
lintasberita

Berita Terkait:

0 Komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas comment nya kawan. Silahkan datang kembali ke blog saya ini ya?

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More