Kamis, 02 September 2010

Kejati Jambi Usut Laporan Pemerasan Oknum Jaksa


JAMBI - Kejaksaan Tinggi Jambi terus menyelidiki ada laporan dugaan pemerasan terhadap sejumlah pejabat di Pemkot Jambi yang dilakukan oknum Kejaksaan Negeri Jambi. Saat ini, bidang pengawasan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, telah memanggil sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Jambi untuk diklarifikasi laporan tersebut.
Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Jambi, Asnawi, SH, MH, yang dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, laporan dugaan pemerasan yang diterima tersebut, hanya bersifat surat kaleng, tanpa ada identitas pengirim maupun alamat yang jelas.
"Memang surat tersebut mengatas namakan orang tertentu, tapi tidak jelas. Kita sudah mencari tahu, dengan melakukan klarifikasi kepada sejumlah pihak," terang Aswas.
Hanya saja Aswas masih belum mau membeberkan siapa saja pihak-pihak yang telah dikalrifikasi tersebut. Begitu juga mengenai hasil pemeriksaannya. Aswas mengatakan, jika semua pihak sudah diperiksa, maka baru bisa dibuatkan kesimpulannya. "Belum ada satu kesimpulan. Setelah semua pihak terkait diperiksa, baru akan ada kesimpulan. Yang jelas saat ini sifatnya masih rahasia," kata Aswas.
Lebih lanjut Aswas mengatakan, jika memang ada bukti dan fakta mengenai adanya dugaan pemerasan ataupun hal lainnya yang dilakukan oleh oknum kejaksaan, silakan dilaporkan langsung. Aswan mengatakan, laporan jangan hanya lewat surat kaleng.
"Dalam surat tersebut, hanya disebutkan dinas saja, tanpa dirinci lebih lanjut. Yang jelas, laporan tersebut hanya berupa surat kaleng, yang tidak jelas faktanya," beber Aswas lagi.
Selain itu, Aswas belum bisa memastikan apakah laporan tersebut juga telah diampaikan ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Pasalnya, hingga saat ini, Aswas mengatakan belum ada pemberitahuan dari Kejagung terkait hal tersebut.
"Yang jelas surat tersebut ada masuk ke kita (Kejati Jambi, red), dan kita tidak lanjuti dengan melakukan klarifikasi kepada sejumlah pihak. Selain itu, kita juga akan klarifikasi kepada Kajari (Jambi, red). Selain itu, surat kaleng tersebut sudah menjadi hal yang biasa, dimana sebelumnya juga pernah ada," pungkas Aswas.
Dalam pemberitaan sebelumnya, disebutkan jika Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jambi dilaporkan karena diduga telah melakukan pemerasan terhadap sejumlah pejabat dilingkungan Pemkot Jambi. Terkait hal tersebut, bidang pengawasan Kejati Jambi sejak beberapa waktu belakangan ini, telah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah pihak.
Pantauan koran ini di Kejati Jambi, adapun pejabat Pemkot Jambi yang tampak keluar dari ruang pengawasan yaitu, Plt Sekretaris Daerah (Setda) Kota Jambi, E.C. Mardjani, Kadis Perhubungan Kota Jambi, Alamina Pinem, serta Kadis Kebersihan, Arief Munandar. Selain itu, Kadis Pendidikan, A. Syihabuddin, Kadis Perindag, Izhar Muzani serta Kadis Pertanian dan Peternakan, Harlik, beberapa waktu lalu juga tampak keluar dari ruangan bagian pengawasan Kejati Jambi. (ial/fuz/jpnn)
http://www.jpnn.com

BERBAGI KE:
lintasberita

Berita Terkait:

0 Komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas comment nya kawan. Silahkan datang kembali ke blog saya ini ya?

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More