Jumat, 09 Juli 2010

Orang utan di Bukit lawang



JELAJAHI hutan di Sumatra dan rasakan pengalaman bersama orang utan di Bukit Lawang. Bukit Lawang adalah desa kecil di selatan Taman Nasional Gunung Leuser. Lokasi ini berada sekitar 90 kilometer barat laut Medan, ibu kota Sumatra Utara.
Orang utan adalah atraksi utama di hutan Sumatra dan Bukit Lawang merupakan salah satu tempat terbaik di dunia untuk melihat hewan yang langka dan terancam punah ini. Di sini, Anda bisa melihat bintang eksotis ini berayun dari satu pohon ke pohon lain untuk memetik buah. Bukit Lawang sendiri merupakan tempat perlindungan terbesar untuk komunitas orang utan dimana lebih dari 5.000nya tinggal di sini.
Di lokasi ini juga terdapat pusat rehabilitasi orang utan yang melatih generasi muda orangutan agar bisa menghadapi alam liar. Tempat ini telah beroperasi sejak 1973 dan sekarang menjadi atraksi bagi para pengunjung dari seluruh dunia.
Untuk dapat merasakan kedekatan dan memberi makan orang utan, Anda bisa datang pada pukul 8.30 WIB dan 15.00 WIB. Makanan yang biasa diberikan kepada orangutan adalah pisang, susu, dan suplemen makanan lain yang diberikan oleh pusat rehabilitasi.
Orang utan merupakan salah satu binatang yang terancam punah dan jumlah telah mengalami penurunan. Ini diakibatkan perburuan liar, perdagangan ilegal dan kerusakan lingkungan.
Bila berada di tempat ini, Anda harus merasakan perjalanan malam. Ini adalah favorit di kalangan pengunjung. Kebanyakan orang memilih perjalanan dua hari untuk meningkatkan kesempatan melihat orangutan dan satwa liar lainnya di habitat alami mereka.
Mengunjungi tempat ini, Anda tidak boleh sendirian karena sangat berbahaya. Setiap perjalanan harus dibimbing oleh seorang profesional. Harga panduan termasuk makanan pokok, biaya pemandu, izin dan peralatan berkemah.
Pastikan Anda juga meminta panduan untuk mengunjungi gua kelelawar dan ingat untuk berangkat pagi-pagi karena Anda tidak akan mau ketinggalan momen pengalaman di hutan yang menakjubkan.
Jika semalam terlalu lama, Anda juga dapat mengatur perjalanan selama beberapa jam. Ada juga sejumlah perjalanan singkat di sekitar Bukit Lawang yang tidak memerlukan panduan atau izin.
Bila Anda ingin sebuah tantangan, cobalah hiking ke puncak Gunung Leuseur (3.404 meter). Perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 10-14 hari. Desa kecil Angasan merupakan titik awal yang cocok. Lima hari pertama akan dihabiskan trekking melalui hutan hujan yang masih perawan dimana primata langka sering terlihat. Anda harus sehat secara fisik dan didampingi oleh pemandu.
Untuk sampai ke lokasi Bukit Lawang, Anda bisa menggunakan mobil atau bus. Bus berangkat dari terminal bus Pinang Baris yang berada di jalan Gatot Subroto. Perjalanan ini akan memakan waktu tiga jam. Bila Anda ingin suasana yang lebih nyaman bisa menggunakan mobil sewaan yang akan langsung mengantar sampai ke lokasi.
Selain harus dalam kondisi sehat, saat mengunjungi tempat ini Anda disarankan untuk membawa lotion anti nyamuk, memakai sepatu yang tidak licin, memakai celana dan baju lengan panjang, rain coat, dan tas tahan air.
Bila memutuskan untuk mendaki gunung jangan lupa untuk membawa peralatan yang lengkap, tidak memberi makan binatang liar serta tidak membuang sampah sembarangan.(*/X-12)
sumber: http://www.mediaindonesia.com

BERBAGI KE:
lintasberita

Berita Terkait:

0 Komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas comment nya kawan. Silahkan datang kembali ke blog saya ini ya?

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More