Rabu, 14 Juli 2010

Museum Bengkulu Koleksi 99 Mata Uang



Museum negeri Bengkulu mempunyai koleksi 99 jenis mata uang kuno baik logam maupun kertas yang pernah beredar di Indonesia dan menjadi peninggalan sejarah.
"Koleksi itu masuk pada jenis Numusmatika yaitu mata uang atau sejenisnya yang berlaku sebagai alat tukar masa itu," kata Kepala Museum negeri Bengkulu Ahadin, Selasa.
Uang kuno di Museum Bengkulu meliputi Gulden, Florin, Rupiah, dan Sen, yang memiliki nilai sejarah berbeda, mulai dari daerah dan tahun yang pengeluaran.
Jenis Gulden sebanyak 13 koleksi, Florin 31 , Rupaih 54 dan Sen satu koleksi. Gulden dikeluarkan oleh Belanda pada 1833.
Koleksi Gulden sebanyak itu yang bahannya dari perak hanya dua keping masing tahun 1833 dan 1853, sedangkan yang lain terbuat dari kertas.
Benda jenis mata uang Gulden terbuat dari bahan perak dengan diameter 3 ,5 cm ketebalan 0 ,45 cm serta beratnya 40 gram.
Sementara koleksi jenis tanda jasa, lambang, pangkat resmi, dan lainnya seperti cap serta stempel masuk pada jenis Heraldika yang juga ada di koleksi museum setempat.
Tidak kalah menariknya kumpulan benda bersejarah di museum setempat terdapat 6.070 benda sejarah lainnya.
Jumlah sebanyak itu belum mweningkatkan kunjungan wisata ke daerah ini, hingga sektor wisata museum masih perlu ditingkatkan lagi ke tengah masyarakat.
Diperlukan langka sosialisasi dengan perbanyak brosur dan promosi melalui bedia lain, sehingga kunjungan wisasta di daerah ini dapat menumbuhkan perekonomian daerah.
Selain itu pengetahuan sejarah sangat diperlukan bagi generasi agar semakin tumbuhnya rasa persatuan berbangsa dan bernegara.
Penulis: JY Editor: jodhi Sumber : ANT

BERBAGI KE:
lintasberita

Berita Terkait:

0 Komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas comment nya kawan. Silahkan datang kembali ke blog saya ini ya?

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More